Bahagia.
Satu kata dengan jutaan makna di dalamnya.
Satu kata yang tak pernah kupahami betul maksudnya.
Satu kata yang selalu berusaha kuraih.
Mencari bahagia adalah tujuan semua orang,
begitu pun aku.
Aku selalu berlari,
Mencari bahagiaku,
Tapi aku tak pernah mampu menggapainya.
Siapa yang salah dalam hal ini?
Apakah aku? Atau Tuhan?
Kenapa aku tak pernah diizinkan mengecap bahagia dari-Nya?
Apakah aku terlalu hina untuk itu?
Aku tak mengerti,
Tapi memikirkan itu membuatku merasa berdosa,
Berdosa karena ku telah meragukan Tuhanku,
Maafkan aku, Tuhan.
Ini hanya rintihan dari aku yang kecil ini.
Satu kata dengan jutaan makna di dalamnya.
Satu kata yang tak pernah kupahami betul maksudnya.
Satu kata yang selalu berusaha kuraih.
Mencari bahagia adalah tujuan semua orang,
begitu pun aku.
Aku selalu berlari,
Mencari bahagiaku,
Tapi aku tak pernah mampu menggapainya.
Siapa yang salah dalam hal ini?
Apakah aku? Atau Tuhan?
Kenapa aku tak pernah diizinkan mengecap bahagia dari-Nya?
Apakah aku terlalu hina untuk itu?
Aku tak mengerti,
Tapi memikirkan itu membuatku merasa berdosa,
Berdosa karena ku telah meragukan Tuhanku,
Maafkan aku, Tuhan.
Ini hanya rintihan dari aku yang kecil ini.
Bukan maksudku menyalahkan-Mu..
Sungguh bukan,
Karena aku percaya Engkau Maha Adil.
Hanya saja...
Mungkin takdir belum mengizinkankanku meraihnya.
Engkau pasti tahu yang terbaik untukku.
Sungguh bukan,
Karena aku percaya Engkau Maha Adil.
Hanya saja...
Mungkin takdir belum mengizinkankanku meraihnya.
Engkau pasti tahu yang terbaik untukku.
Aku percaya..
Percaya bahwa Engkau tahu kapan saat terbaik untukku.Saat terbaikku meraih bahagia dari-Mu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar