Entri yang Diunggulkan

Series Recommendations! đŸŽ„

Hi, happy Wednesday all! So decided to post my own personal series. I usually dont like watching movie, so because i watched those series ...

Tampilkan postingan dengan label fangirl. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label fangirl. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 15 Desember 2012

Surat Untuk Istri Lee Hyuk Jae di Masa Depan

Siapapun kau, gadis yang kelak akan menjadi istri Hyukjae di masa depan.
Tolong sayangi dan jaga Hyukjae dengan seluruh jiwa dan ragamu. Tolong rawat dia saat dia lelah, tolong lukiskan senyum di wajahnya setiap kesedihan menyelubunginya, tolong tuntun dia menuju kebahagiaan yang selama ini belum ia gapai secara sempurna.

Untukmu, istri Hyukjae di masa depan.
Bagaimanapun rupamu, bagaimanapun sifatmu, dan bagaimanapun dirimu, tolong tetaplah berada di sisi Hyukjae apapun yang terjadi nanti. Jangan pernah tinggalkan dia seorang diri, sebab, seberapa tegarnya pun Hyukjae terlihat, jauh di dalam dirinya ia orang yang rapuh. Yang mudah menangis dan tersentuh oleh hal-hal kecil, yang selalu mementingkan perasaan orang lain daripada perasaannya sendiri, yang selalu memilih menyimpan luka sendiri daripada membuat orang lain cemas. Beradalah di sisinya, hibur dia, berikan dia kata-kata penuh kasih sayang, dan berikan dia kata-kata penuh ketenangan. Berikan dia kehangatan saat dirinya mulai merapuh, tunjukkan dia kasih sayang saat luka mendatanginya. Jangan biarkan Hyukjae tenggelam seorang diri dalam kejamnya kehidupan. Temani ia, lalui semua rintangan kehidupan bersama, kuatkan dia karena semua cobaan yang singgah di hidupnya.

Siapapun kau, istri Hyukjae di masa depan.
Aku berharap bahwa kalian akan bahagia, membangun keluarga kecil yang penuh tawa dan keceriaan. Tolong jangan pernah sakiti Hyukjae bagaimana pun keadaannya nanti, karena, meskipun aku hanya mengenalnya dari jauh, aku tahu Hyukjae sudah banyak mengalami pahitnya kehidupan. Dia sudah mengecap berbagai rasa, dia sudah melalui macam-macam ironi kehidupan, dia sudah melalui berbagai macam kecaman dan pujian. Dia sudah banyak meneteskan air mata hanya karena kesalahpahaman semua orang.
Hyukjae berhati polos, bersenyum tulus meskipun secara pikiran dia sudah dewasa. Hatinya murni, ia mudah sekali tersakiti oleh hal-hal kecil. Tolong jangan biarkan hal itu terjadi lagi dihidupnya, tolong berikan dia kebahagiaan dalam kehidupan rumah tangga kalian.

Untukmu, istri Hyukjae di masa depan.
Berikanlah Hyukjae anak-anak yang lucu, yang menyayangi dan menghormatinya sebagai ayah. Berikan dia buah hati yang kelak akan berbakti padanya, membahagiakannya saat masa tua menjelang.
Jangan biarkan Hyukjae tersenyum palsu, jangan biarkan Hyukjae merasakan kesedihan.
Karena, meskipun aku tidak tahu bagaimana kehidupan Hyukjae sebenarnya, melihat Hyukjae bersedih membuatku tak urung merasa sedih. Hyukjae orang yang baik, yang selalu berusaha tegar untuk semua orang, yang berusaha tak menangis meskipun sering kali dia gagal, yang memiliki hati terlalu lembut hingga ia sering tersakiti.

Untukmu istri Hyukjae di masa depan.
Berikan dia alasan untuk tetap tersenyum dan tertawa, berikan dia alasan untuk tetap melangkah dengan badan tegap, berikan dia alasan untuk selalu bersyukur dalam hidupnya.

Untukmu, istri Hyukjae di masa depan, yang aku percayai bahwa kau pilihan terbaik untuk Hyukjae, yang aku percayai sebagai cinta sejati Hyukjae.
Tolong jaga lelaki itu, rawatlah ia sebaik yang kau bisa, sayangi ia setulus hatimu, kasihi ia dengan jiwa dan ragamu, dan jangan pernah sakiti ia sekecil apapun bentuknya.

Untukmu, istri Hyukjae di masa depan.
Tolong dengarlah permintaan sederhana dari seseorang fans sepertiku, yang hanya menginginkan kebahagiaan sejati untuk seorang Lee Hyuk Jae, Our Precious Jewel, Our Monkey Prince...

Dari seorang fans biasa yang hanya berharap untuk kebahagiaan biasnya :")

Sabtu, 25 Agustus 2012

Kau yang di sana


Hanya curahan hati seorang fans pada idolanya :)

Kau yang di sana

Kau yang di sana
Bisakah kau mendengarku?
Tahukah kau bahwa aku ada?
Tahukah kau seberapa besar kekagumanku padamu?

Hei, kau yang di sana..
Mengapa kau harus memonopoli pikiranku?
Mengapa hal kecil tentangmu selalu bisa membuatku bahagia?

Kenalkah kau padaku, Tuan?
Jelas jawabannya tidak, bukan?
Aku sangat kecil di matamu
Hanya sebutir pasir dari jutaan butir pasir lainnya

Lantas, apakah aku ingin kau mengenalku?
Maaf karena aku tidak bisa menjawabnya
Aku tak ingin menuntut apa-apa darimu
Kau itu semu
Ada tapi sulit kugapai

Duniamu dan duniaku berbeda
Kau bintang besar!
Terbiasa dengan segala sesuatu yang gemerlap
Sedang aku?
Haha, lucu sekali jika kau bertanya seperti itu
Aku jelas bukan siapa-siapa
Aku hanya orang biasa yang membenci gemerlapnya duniamu

Kau di sana dan aku di sini
Dari sinilah aku mengagumimu
Dari sinilah aku mendoakanmu
Dan dari sinilah aku berharap untuk kebahagianmu

Lewat goresan ini aku hanya ingin bercerita
Bagaimanpun kau
Aku akan selalu mendukungmu
Meski kau tak pernah tahu siapa aku
Aku akan selalu mengagumimu

Bagiku yang hanya seorang fans tak dikenal
Melihatmu bahagia dengan hidupmu sudah cukup
Cukup membuatku ikut merasa bahagia
Karena bahagiamu adalah bahagiaku juga

Jumat, 20 Juli 2012

Still Life for Me!

Hanya drabble sederhana yang tercipta dari rasa bosan :)
Keep enjoy :)

Still Life for Me!

"Shit! Kita terkepung!" umpat Eunhyuk seraya memandang tajam keluar jendela, mengamati ratusan orang yang menaiki pegasus dengan berbagai senjata teracung.

Yeoja yang ada di sebelah Eunhyuk terisak pelan, "Bagaimana ini oppa?"

Eunhyuk menoleh ke arah yeoja itu, tatapan tajamnya berubah lembut. Tangannya terulur dan mengusap kepala yeoja itu dengan sangat lembut, seolah menyalurkan ketenangan. "Oppa akan menyelamatkanmu, Ahna-ya, tenanglah."

Setelah berkata seperti itu, Eunhyuk menyuruh Ahna masuk ke dalam lemari di ruangan kecil itu. Namja tampan yang baru saja merayakan ulangtahunnya yang ke 27 tahun itu segera merapal mantra sambil sesekali melirik pasukan musuh yang semakin mendekat.

"Oppa, apa yang kaulakukan?!" teriak Ahna dari dalam lemari dengan panik.

"Aku akan mengirimmu ke dunia manusia Ahna-ya, kau harus hidup!"

"Bagaimana denganmu oppa?" teriak Ahna lagi lebih keras, isakan mulai terdengar dari mulut yeoja itu. "Aku tidak ingin pergi tanpamu oppa, jebal..."

Eunhyuk menggeram pelan, sebuah sinar berwarna biru langit keluar dari telapak tangannya saat mantra selesai dibacakan.

"Jangan bodoh dan jangan pedulikan aku Ahna-ya. Salah satu di antara kita harus tetap hidup sedangkan mantra ini hanya cukup untuk satu orang. Hiduplah untuk oppa juga!"

"OPPA!"

SING!
BRAK!

Lemari itu menghilang bersamaan dengan pintu ruangan yang menjeblak terbuka, seorang namja tampan berpakaian serba hitam yang memimpin pemberontakan itu tersenyum penuh kemenangan pada Eunhyuk.

"Menyerahlah jika kau tak ingin kubunuh, serahkan istana ini padaku, Pangeran."

Eunhyuk meludah, memandang namja yang telah dianggapnya saudara itu dengan tajam. "Cih, lebih baik aku mati daripada harus menyerahkan istana ini pada orang sepertimu!"

DUAGH!

ZING!

BUGH!

End