Termenung aku dalam kegelapan..
Dalam kesendirian tak berujung dalam hatiku
Terdiam aku maratapi semua kemalanganku
Tak punya kawan, tak punya sahabat
Aku hanya punya segelintir orang..
Yang berseliweran di depan mataku
Tanpa peduli, tanpa pernah tahu
Mereka hanya sebatas manusia
Yang tak pernah benar-benar nyata dalam kehidupanku
Mereka hanya segelintir orang..
Yang menawarkan sebuah kebahagiaan semu
Yang hadir atas dasar kemanusiaan
Yang datang saat kebahagiaan menyapaku dan pergi saat aku terpuruk mati dalam kepedihan
Jadi, sebenarnya apa itu sahabat?
Yang sering orang-orang bicarakan?
Lantas, kapan orang itu akan singgah di hidupku?
Atau, kapankah kebahagiaan nyata akan menyapa hidupku?
Aku tak bisa menjawabnya, karena saat ini hanya Tuhan yang tahu akan hal itu..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar